bukan mimpi

Hari ini aku berharap dapat udara segar, karena setelah kuintip dari candela langit benar2 biru dan matahari bersinar sangat terang. Aku sudah siap dengan tas ransel dan tak lupa buah apel di tangan kanan. Ok, hari ini sarapan itu dulu sebelum bertemu teman2, pikirku.

Kubuka pintu dan kuhirup dalam2 udara hari ini, huft..segarnya, indahnya dunia jika Surabaya sesegar kota ini..heehhee…

Satu meter aku berjalan, ada yang berteriak disampingku “DASAR KEPALA BATU!!”, aku kaget dan  melihat dia dan kuamati, sepertinya dia tak asing tp siapa. Aku tak peduli dan terus berjalan. Ketika melewati taman kulihat ada nenek2 yang duduk, tiba2 dia melihatku dan berteriak “ DASAR EGOIS!!!”. Aku sedikit tersinggung  tp karena kupikir aku tak kenal maka aku pun berjalan terus meninggalkan dia.

Aku berbelok dan kulihat ada anak2 kecil bermain bola, aku tertawa karena tingkah laku mereka. Tiba2 mereka berhenti ketika melihatku, tawa yang tadi kudengar berganti pandangan tajam. Diantara meraka ada yang berteriak “ ORANG MENYEBALKAN, SELALU BUAT ORANG SAKIT HATI”. Dan tiba2 saja kepalaku terantuk bola yang tanpa kusadari dia tendangkan padaku, dughh..”Aduh…”, aku berhenti berjalan dan menahan sakit dikepala dan hatiku. Ok, aku gpp, cuma anak usil, kupikir. Aku terus berjalan meninggalkan mereka dengan kepala agak pusing. Aku bertanya2 dalam hati, kenapa dengan hari ini, kenapa aku sial sekali?

Baiklah jalan yang aku lalui sekarang sepi, jadi aku tak akan bertemu orang aneh lagi, pikirku. Diujung jalan kutemukan pasar yang sangat ramai. Tiba2 saja penjual daging yang baru saja kulewati melemparkan seonggok daging dan berteriak “DASAR PEMBAWA SIAL”. Aku marah sekali tapi seketika diam karena aku tak tahu harus bagaimana. Ternyata teriakan penjual daging itu memicu orang2 disekitarku. Entah itu pembeli atau penjual yang ada disana. Seketika bermacam-macam sayuran dilemparkan mereka padaku, sambil berteriak-teriak ,“DASAR KERAS KEPALA”..”DASAR BODOH”..”MENYEBALKAN”….”EGOIS”…”SOK BAIK”…”WANITA APA KAU INI”…”TAK TAHU DIRI”…”WANITA PLIN PLAN”..”PENAKUT”…”SENSITIF”…

Aku hanya bisa diam dan melindungi kepalaku dari apapun yang mereka lemparkan. Berusaha menutup telingaku dari teriakan-teriakan yang kudengar. Semakin lama semakin banyak orang yang melempariku, mereka mengeroyokku seperti pencuri ayam atau pencopet yang tertangkap. Aku benar2 tak tahan, aku hanya bisa menangis dan diam tanpa mampu membalas.

Entah dari mana kekuatan itu, aku mulai berdiri menerobos kepungungan mereka dan berlari sejadi-jadinya. Aku tak peduli apel yang tadi kubawa jatuh, jaket kesayanganku kotor dengan berbagai macam warna. Yang ada dipikiranku saat itu hanya ingin melarikan diri dari tempat itu.

Tanpa kusadari kudengar bel keras TOTTTTTTTT…..!!!”woi minggir”, saat kusadari aku hanya bisa melihat kilauan lampu dan kurasakan tubuhku terhuyung jatuh.BRAAAKKKK!!!! Kepalalu pusing sekali. Aku hanya bisa merintih tak bergerak dan menangis.

Kurasakan ada yang menyentuhku, “dhe, bangun! Kamu kenapa?”, suara itu semakin jelas kudengar, “dhe..dhe…bangun!!”. Kucoba membuka mata dengan tangis yang tak pernah berhenti. Kulihat mata indah itu, seorang laki2 berkaos putih, berwajah manis sedang memandangku penuh kecemasan.

Aku mencoba bangun dan terisak, dia menarik kepalaku didadanya dan bilang padaku “tenanglah, kamu baik-baik saja. Kamu baik-baik saja”. Aku lemas dan menurutinya saja. Dia memelukku dan mencoba menenangkanku tapi entah tangisku tak berhenti tp bertambah keras. “Apa aku benar2 keras kepala, egois, aku menyebalkan??? Apa itu benar???”,dalam tangisku aku mencoba menirukan teriakan2 yang kuingat. Hatiku sakit sekali, YA TUHAN, apa aku benar2 buruk. Aku sedih sekali. Ternyata aku buruk sekali.

Mataku panas, kepalaku pusing dan dadaku sakit sekali tp entah nyaman sekali ada dipelukannya. “tenanglah, kamu tidak seburuk itu. Dengarkan, apapun anggapan orang kamu jangan dengarkan karena aku tak pernah menganggapmu seperti itu. Bagiku kamu adalah orang terbaik yang pernah kutemui”

Aku mendengarkan suaranya yang besar itu dengan seksama meski terus terisak. Kenapa dia seakan-akan tak asing, bahkan kurasa aku telah mengenalnya lama sekali. Siapa dia??

Aku tahu mkn skg kaosnya sudah basah dengan air mataku bahkan ingusku. Aku hanya bisa menangis mengingat semua yang telah terjadi padaku, apakan itu mimpi, batinku.

Aku mencoba membuka mataku, aku sudah tidak dijalan sekarang. Aku di sebuah ruangan. Di sebuah kamar dan di atas ranjang empuk. Aku mencoba melepaskan diri dari laki2 itu, kulihat sekeliling dengan penuh curiga. Dimanakah aku sekarang.

Laki-laki itu menyentuh kepalaku dan berkata,”kamu dikamar sayang, kenapa ada yang aneh?”. Tentu saja aneh, batinku. Barusan aku dijalan, bertemu dengan banyak orang aneh dengan tingkah laku dan teriakan2 mereka.

Aku mulai memandangi laki-itu, “kamu siapa?”, mata indah itu tersontak kaget tapi setelah itu dengan lembut menyentuh kepalaku dengan tangannya lagi. “Aku adalah belahan hidupmu sayang, orang yang akan selalu ada untukmu dimanapun dan dalam keadaan apapun. Aku adalah orang yang akan menemanimu seumur hidupmu, menerimamu dengan segala kekurangan yang kau miliki”.

Aku hanya bisa terpesona dengan mata indah dan kata2 itu, entah bagaimana hatiku yang sakit mulai meluruh tenang. Sayup-sayup terdengar lagu itu…

When I see your face, there’s not a thing that I would change

Cause you’re amazing, just the way you are

And when you smile, the whole world stops and stares for a while

Because girl you’re amazing, just the way you are

The way you are, the way you are

…………………………………

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s